Hitam di Luar Putih di Dalam @ Putih di Luar Hitam di Dalam?

Assalamualaikum & semoga ceria utk kita semua di hari ini🙂

Dahulu, aku ada post mengenai sahabat terbaik. Kalini, aku juz nak sharing mengenai tajuk post aku shj😀 Aku amat tersentuh hati dgn satu kata-kata hikmah ini

“Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar” ~ (Khalifah Umar)

 

Ye, sabar adalah kunci keimanan utk org Islam khusunya. Dgn kesabaran jugalah yg menjadikan kita sbg manusia yg benar-benar beriman & meredhai di atas segala-galanya. Kita pastinya bertemu dgn situasi

1) Si A akan mengata si B dan sebaliknya

2) Munculnya si C akan menyebabkan seteru sehingga akhir zaman!

3) C akan bertemu si A & memburukkan situasi (C bertemu B tapi B hanya mendiamkan diri shj)

4) Muncul pulak si D yg menjadi PBB

5) A bergabung dgn C bertemu D menceritakan ttg keadaan semasa (D pulak hanya mendengar sebelah pihak)

6) Di manakah kedudukan si B tadi???? ——> kesian kan!!!!

 

Begitu juga sbnrnya bukan mudah utk menjadi seorg sahabat apatah lagi utk bertemu sahabat yg begitu sempurna! Kebanyakan kita pd hari ini hanya menemukan sahabat dunia shj. Yg dpt membawa kita ke Syurga Allah amatlah tiada kini…

 

Sahabat yg talam dua muka

Sahabat yg mempunyai lidah bercabang

Sahabat yg menikam di belakang kita

  

Aku yakin & pasti kita semua telah bertemu manusia sprt di atas! Maka apa yg kita buat???? “Senyum tak perlu kata apa-apa” & SABAR shjlah ye….🙂 Ingatlah shjlah yg kita semua adalah pelakon kpd Allah SWT & sampai masanya nanti kita akan dihisab jua.

Jika kita ketemu manusia sebangsa & seagama kita yg menjadi sprt si C tadi, biarlah dia sbb dia pun manusia mcm kita juga kan! Kita sama-sama berkongsi Tuhan yg sama cuma amalan dosa & pahala kita dihisab dgn cara yg berbeza. Takkan ke mana org mcm C tu ye tak!!!!

sahabat yang tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta yang banyak, dan ia hanya mementingkan diri sendiri.

sahabat hipokrit: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.

sahabat pengampu: Dia setuju dengan semua yang kamu lakukan tidak kira betul atau salah, yang parahnya dia setuju dengan hal yang tidak berani untuk menjelaskan kebenaran, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu.

sahabat pemboros dan suka hiburan: ia menjadi kawanmu jika engkau suka pesta , suka berkeliaran dan ‘melepak’ pada waktu yang tidak sepatutnya, suka ke tempat-tempat hiburan dan pertunjukan.

 

Kategori sahabat sprt di atas, perlulah kita tinggalkan shj sbb tak luak apapun kalau kita lupakan dia. Tak memberi effect apa-apapun. Hati yg bersih & suci itulah yg kita perlu cari.

Di sekitar ArsyNya ada menara-menara dari cahaya, di dalamnya ada orang-orang yang pakaiannya dari cahaya, wajah-wajah mereka pun bercahaya. Mereka bukan para nabi dan syuhada, hingga para nabi dan syuhada pun iri kepada mereka, ketika para sahabat bertanya, Rasulullah menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, saling bersahabat karena Allah dan saling berkunjung karena Allah” (HR Tirmidzi)

Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah: “Siapakah sahabat yang paling baik bagi kami?” jawabnya, “Seorang yang apabila kamu melihatnya, kamu akan teringat kepada Allah. Apabila kamu mendengar pembicaraannya, pengetahuanmu mengenai Islam akan bertambah. Dan apabila kamu melihat kelakuannya, kamu akan ingat akhirat..

 

Maka, pilihan di tangan kita sendiri sama ada kita mahu memilih yg……

 

Hitam di Luar Putih di Dalam

atau

Putih di Luar Hitam di Dalam